Pemerintah Desa Tunggul 45 melaksanakan kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang dirangkaikan dengan Rembug Stunting,yang dilaksanakan pada tanggal 20 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari proses penyusunan rencana pembangunan desa tahun anggaran mendatang serta upaya pencegahan dan penanganan stunting di tingkat desa. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa, TP.PKK Desa,Perwakilan Kecamatan,TPPI Kecamatan,Perangkat desa, BPD,Babinsa,tokoh masyarakat, serta unsur terkait lainnya.
Musrenbang dilaksanakan sebagai wadah untuk menampung aspirasi dan usulan masyarakat terkait kebutuhan pembangunan di desa. Musrenbang menjadi forum penting untuk menampung aspirasi dan usulan masyarakat, sementara Rembug Stunting difokuskan pada pembahasan kondisi stunting serta langkah-langkah strategis penanganannya.
Dalam sambutannya, Kepala Desa menyampaikan bahwa perencanaan pembangunan desa harus selaras dengan upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak. Oleh karena itu, penggabungan Musrenbang dengan Rembug Stunting diharapkan mampu menghasilkan program pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
Perwakilan dari pihak Kecamatan yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa Musrenbang merupakan tahapan penting dalam sistem perencanaan pembangunan daerah. Usulan yang dihasilkan diharapkan dapat disusun secara realistis, terukur, dan sesuai dengan ketentuan perencanaan yang berlaku.pentingnya perencanaan yang partisipatif serta komitmen bersama dalam pencegahan stunting. Hasil musyawarah menghasilkan sejumlah usulan prioritas pembangunan desa serta rekomendasi program penanganan stunting yang akan menjadi bahan dalam perencanaan pembangunan selanjutnya.
Melalui diskusi dan musyawarah yang berlangsung secara terbuka, berbagai usulan pembangunan berhasil dirumuskan dan disepakati bersama. Diharapkan hasil Musrenbang ini dapat menjadi dasar dalam mewujudkan pembangunan desa yang merata, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.